Puas..

… kalo berhasil nyimpen barang, dan saat momentnya pas, kita bisa manfaatin lagi barang itu. Dalam kamus perekonomian pelit cermat kami, eh, saya.. nggak ada tuh, namanya beli baru selagi yang lama masih bisa/layak dipakai. Jadi, jangan heran ya kalo sampe hari ini, saya masih nyimpen stroller si sulung, kursi makan si tengah, berikut baju-baju, sepatu, kaos kaki, selimut, gendongan, dan lain sebagainya. Dan bukan, bukannya kami nggak mau membagi barang-barang itu ke orang-orang yang membutuhkan, tapi memang ada beberapa barang yang kami sengaja simpan, karena nilainya nggak bisa semata-mata diterjemahkan ke rupiah. Stroller, misalnya. Itu stroller pertama (dan sepertinya terakhir) kami,ย  yang merupakan kado dari adik-adik ipar saya, saat pangeran Andro lahir, yang mana waktu itu (5,5 tahun lalu) dibawa jauh-jauh dari Cirebon dengan menggunakan bis (???) ke Bandung, karena mereka pengen ngasih kado buat ponakan pertama mereka. *baiknya tante-tante kalian itu, Nak*๐Ÿ˜€

Jadi ya tentu, lah. Nggak mungkin stroller itu saya hibahkan ke orang lain, disamping tentu saja pikiran bahwa suatu saat nanti, kami sendiri pasti membutuhkannya lagi. Jadi, walopun sekarang suka ngiler liat stroller-stroller lucu yang wara-wiri di internet, walopun stroller hadiah itu udah uzur, walopun saat ini modelnya udah “enggak banget, deh”ย  (untuk tahun 2006, modelnya sih udah lumayan), tapi saya sudah cukup puas, kami masih menyimpan stroller hadiah dari adik ipar saya itu, karena saat Putri Aurora dan Pangeran Amartha lahir, kami nggak perlu ngeluarin uang ekstra untuk beli stroller baru, karena harga stroller saat ini bener-bener bikin mata ngebelalak. Edaaannn..! Bisa semahal itu ya, harga stroller..? Ya iya sih, ada harga ada rupa. Duit itu nggak bohong, Jenderal..๐Ÿ˜€

atas: Pangeran Andro, 9 mounths old; bawah: Putri Aura, 1 year old; samping kanan: Pangeran Amartha, 10 mounths old

By the way, disisi yang lain, saya termasuk orang yang rada ‘berani’ (kalo nggak boleh dibilang boros)๐Ÿ™‚ ngebelanjain uang untuk urusan per-baju-annya A3. Prinsip saya, nggak papa beli baju/celana/sepatu yang rada mahal, (tapi awet, trus tahan cuci beratus-ratus kali, lalu tak lekang dimakan sinar matahari dan nggak lecek walopun setiap kali dicuci musti disikat keras-keras buat ngilangin noda bandel -yangentahlahbekasnodaapasayataktahu- itu dibandingin beli yang harganya standar tapi gampang lecek/robek/kusam. Ini sudah kebukti, lho. And no, no, noooo..! Nggaaakk. Saya nggak brand minded. Uuuh, jauuuhh..! Tapi saya percaya, baju/kaos, untuk merk-merk tertentu, kualitasnya memang nggak usah lah ya, diragukan lagi. Dan saya, yang amat sangat cermat, hati-hati bin teliti (kata lain dari pelit, tentu saja๐Ÿ˜€ ) kalo urusannya udah menyangkut uang, lebih seneng belanja per-baju-an kalo lagi ada.. SALE !! Uuuhh, I’m in love with everything about this SALE things. Hihihi… Ya iya, lah.. Ngapain bayar penuh, kalo kita masih bisa bayar setengah? Eh, itu kan yang namanya manfaatin diskon?๐Ÿ˜€

And that’s why, baju-baju A3 yang (dulunya ) saya beli dengan harga ‘lumayan’, sekuat mungkin saya jaga dan simpan baik-baik. And after these years, it’s amazing, to see how that clothes/pants could switched perfectly between the boys and the girl. W-O-W..!๐Ÿ˜€

Kadang nih, saat makein kaos bekas pangeran Andro ke Putri Aura, misalnya, pikiran saya melayang ngebayangin umur berapa si sulung (waktu itu) pake baju ini. Juga hal yang sama saya pikirkan saat makein kaos bekas si sulung ke si bungsu. And so onWell, kalo baju si tengah sih rasanya mustahil dipakein ke si bungsu ya, secara nggak mungkin si cowok super agresif itu pake kaos yang ada kembang-kembangnya, warna pink pula.๐Ÿ˜€

Oh, ya.. Akhir-akhir ini, saya lagi hobby sangat, makein pangeran Amartha baju/kaos/celana bekas pangeran Andro/Putri Aura dulu. Dan ini salah satu penampakannya:

Keliatan nggak sih, gedenya si bontot saya..? Foto ini diambil hari Sabtu kemaren, jadi umur doski pas 1 tahun 20 hari. Bandingin sama abangnya, foto yang sebelah kanan itu, adalah si sulung pas umurnya 1 tahun 6 bulan. Gilingan ya, Boookkk… Baju abangnya udah pada keliatan pas aja, gituuuhhh.๐Ÿ˜€

silakan tinggalkan komentar disini...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s