Miris…

Sama seperti mirisnya membaca berita korban perang (yang kebanyakan anak-anak) di Palestina, Afghanistan, Irak, Suriah dan tempat-tempat yang lain, rasanya hati ini juga miris, tercabik-cabik baca teror bom di Boston. Apalagi pas baca berita yang ini. Huhuhu… saya sediiiiiihhhh…!😦

rest in peace, Martin.. :(

rest in peace, Martin..😦

gambar dari sini

Bukannya nggak berempati pada orang dewasa yang jadi korban, ya. Tapi rasanya dada ini terasa lebih sesak saat tahu ada anak tak berdosa yang jadi korban kekejaman manusia di muka bumi ini. Ya, ya, ya. Salahkan insting ibu-ibu saya ini, karena memang sejak jadi Ibu, kebencian saya akan teror dan perang, makin menjadi-jadi. Menurut saya, teror dan perang sama-sama tidak menyisakan apapun, selain kesedihan dan kepedihan. Tak perduli apa yang dipertaruhkan. Tak perduli siapa yang menang. Saya benci keduanya.

Ikut berdukacita untuk korban bom di Boston. Juga untuk semua korban perang di Suriah, Irak, Palestina, dan Afghanistan. Allah tidak pernah tidur, dan semua yang terjadi di muka bumi ini adalah karena kehendakNYA. Oleh karena itu, mari berdo’a, semoga setelah ini, DIA berkehendak yang baik-baik saja.  Amiiinnnn…..

6 thoughts on “Miris…

  1. iya, Mak. dimanapun dan siapapun yg jadi korbannya, teror (dan perang) itu tetep tak bisa kuterima. Nggak ngerti deh, jalan pikiran orang yg naruh bom itu.😦
    Hooh, tulisannya fanny emang bener banget, ya. Yg harusnya diprotes itu kan peneror-nya, bukan penyebar beritanya….

silakan tinggalkan komentar disini...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s